Sesak Sejuk

Waktu lalu gunung tinggi muntahkan isi perutnya
Abunya terbang kemana-mana seperti serbuk bunga terbawa angin

Tak lama
Manusia pasang aksi berikutnya
Main api di tengah hutan
Maksud hati buat lapang panggung untuk menari
Tapi malah dikeroyok asap
Berbondong penuhi jalanan, halaman, sampai paru-paru juga akhirnya pasang bendera putih
Yang uji nyali terhitung jari
Tapi ribuan sakit dadanya

Manusia kadang begitu
Atau sering
Diri sendiri mengisi lakon utama
Yang lain biarlah di luar naskah

Sabar sabarlah kawan
Sabar sabarlah kita
Surga di sana tak punya udara yang buat sesak
Semua sejuk
Tapi surga cuma punya orang yang sabar karena Tuhan

Musibah itu ujian
Sama juga kesenangan
Hidup di dunia itu ujian, semuanya
Kalau nilai kita bagus, hadiahnya surga yang sejuk

Semoga kita masuk kelompok para penyabar versi penilaian Tuhan
(aamiin)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s