Love Rain

I love rain. Ketika hujan datang, rasanya udara menjadi sejuk dan nyaman. Pikiran menjadi lebih tenang dan jernih untuk digunakan merenung, evaluasi diri. Seringkali aku spontan kegirangan ketika hujan datang. I do love the relaxing atmosphere it brings over. Tapi akhir-akhir ini, keadaan sedikit berbeda.

Well, I still love rain as much, but when it really comes, I can’t really get excited as I did. I feel sorry instead if I get into it.

Beberapa tempat di wilayah Bandung Selatan, telah lama menjadi langganan banjir. Hampir dapat dipastikan datangnya hujan menjadi pertanda banjir. Meski saat ini aku tinggal di wilayang Bandung Selatan, aku cukup beruntung karena daerah yang kutinggali ini aman dari banjir.

Beberapa kali aku ikut membantu menyalurkan bantuan bagi para korban banjir, bahan makanan alakadarnya. Sesekali menyempatkan diri untuk membuka obrolan dengan para warga, berbagi bagaimana mereka menghadapi banjir yang datang bukan sekali-dua kali tapi sering sekali. Beberapa rumah bahkan sudah menyiapkan bilik panggung untuk bertahan ketika banjir datang.

Begitulah, kini ketika hujan datang rasanya dilematis. Aku senang sekaligus merasa bersalah karenanya. Terpikir bagaimana kabar mereka disana. Apakah banjir lagi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s